post-image

AKKI UNR 2022

Rangkaian kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru, Universitas Ngurah Rai (UNR) menggelar acara seminar Adaptasi Kehidupan Kampus dan Inagurasi (AKKI) Tahun 2022 di auditorium kampus setempat, Sabtu (10/9/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga kali, mulai tanggal 2/9/2022 lalu, dengan mengambil tema meningkatkan soliditas, integritas, dan kapabilitas untuk pulih lebih cepat bangkit lebih kuat serta menghadirkan dua narasumber yang handal dan berkompeten untuk memberi motivasi kepada mahasiswa guna meningkatkan potensi diri dan pentingnya menumbuhkan moral lingkungan hidup berlandaskan asas bela negara.

Rektor Universitas Ngurah Rai Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum menyampaikan, kegiatan ini merupakan tahapan dalam menyiapkan mahasiswa baru melewati proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, dalam proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Rektor Universitas Ngurah Rai Dr. Ni Putu Tirka Widanti, MM., M.Hum saat memberikan sambutan.

 

Sejalan dengan tema yang diangkat, menurut Tirka kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk jiwa mahasiswa baru yang solid, memiliki integritas yang tinggi serta kapabel dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang dibebankan selama didalam maupun diluar kampus.

Pihaknya berharap kegiatan ini mampu mempersiapkan mahasiswa sebagai pembelajar sejati yang terampil, lincah dan ulet (powerfull agile learner), menyiapkan kader bangsa yang memiliki kemampuan akademik yang tangguh, keterampilan kemanusiaan atau perilaku personal, dan keterampilan dalam memimpin atau kepemimpinan.

Narasumber Dr. Drs. I Gede Wijaya, MM memaparkan materi tentang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Dalam menghadapi persaingan global saat ini, dikatakan generasi muda cenderung lebih ‘akrab’ dengan kata menyerah jika menemukan tantangan yang sedikit lebih berat.

“Generasi z saat ini jika mendapati tantangan berat, maka akan mundur bahkan mengurung diri dan makin tertutup, maka dari itu saya harapkan semua peserta calon mahasiswa baru yang hadir disini bisa mencoba hal baru, harus berani berpendapat, jelajahi ilmu sebanyak-banyaknya guna menambah wawasan” paparnya.

Gede Wijaya yang juga selaku Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung ini menambahkan, saat ini birokrasi dituntut agar meningkatkan kualitas, dengan demikian generasi muda sebagai penerus bangsa ini wajib menperbarui diri, lebih melek terhadap perkembangan teknologi dan informasi.

“Jika kita tidak sanggup, kita tidak akan ditunggu, pasti ditinggal. Kenali kemajuan teknologi dan informasi itu akan berpengaruh pada lingkungan hidup adik-adik semua” tandasnya.

Sementara itu narasumber kedua, Ida Bagus Vedanta Wijaya membawakan materi lingkungan hidup dan manajemen risiko, serta menekankan pada generasi muda agar memiliki relasi internasional.